Meningkatnya penggunaan media digital oleh anak-anak di era digital menuntut penerapan teknik pengasuhan digital yang tepat guna memastikan bahwa penggunaan teknologi mendukung, dan bukan menghambat, perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan pengasuhan digital serta mengkaji kaitannya dengan perkembangan sosial-emosional anak 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis studi kasus instrumental tunggal dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seorang anak berusia enam tahun (NR) beserta ibunya, yang berperan sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi anak, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan model Miles and Huberman, yang mencakup tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional anak berkaitan dengan penerapan digital parenting, yang meliputi pembatasan durasi penggunaan media digital, pemantauan aktif, komunikasi terbuka, pemilihan konten yang sesuai, serta penerapan aturan dan sanksi secara konsisten. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional anak sangat terbantu oleh kualitas keterlibatan orang tua saat anak menggunakan media digital. Studi ini menyajikan wawasan mengenai perilaku pola asuh digital guna membantu orang tua, pendidik anak usia dini, dan peneliti dalam merancang strategi pengasuhan yang sesuai untuk era digital.
Copyrights © 2026