Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani dari pengolahan kelapa menjadi kopra serta mengetahui nilai tambah yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Mei 2025 di Desa Tongke Kecamatan Balantak Selatan. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive karena merupakan sentra produksi kelapa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis nilai tambah metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 4.558.013 per satu kali produksi. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi kopra sebesar Rp 1.500/kg, yang menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan memberikan manfaat ekonomi bagi petani.
Copyrights © 2026