Perbandingan pendapatan petani padi sawah dengan mekanisasi penggunaan alat mesin pertanian perlu dilakukan terhadap pendapatan yang diperoleh masing-masing petani untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk menganalisis pendapatan yang diperoleh petani yang menggunakan mesin combine harvester dan yang Tradisional pada usaha tani padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow (2) Untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menggunakan mesin combine harvester dan yang Tradisional pada usaha tani padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Waktu penelitian mulai bulan Februari sampai bulan Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang mengusahakan padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat dengan pengambilan sampel secara acak sederhana. Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata total pendapatan petani menggunakan combine harvester sebesar Rp. 12.655.229/petani/MT dengan rata-rata pendapatan per Ha sebesar Rp. 22.801.672. Untuk rata-rata total pendapatan dari petani tradisional sebesar Rp. 10.467.776 dengan rata-rata pendapatan per Ha sebesar Rp. 19.474.935. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh terdapat adanya perbedaan penerimaan yang signifikan disebabkan oleh adanya perbedaan hasil produksi yang diperoleh petani padi sawah baik itu petani Combine Harvester maupun tradisional di Kecamatan Dumoga Barat.
Copyrights © 2026