Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran tradisi gotong royong dalam memperkuat identitas budaya anak usia dini (AUD) di taman kanak-kanak (TK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, SINTA, Scopus, ERIC, dan Semantic Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil review menunjukkan bahwa (1) integrasi tradisi gotong royong berbasis kearifan lokal secara konsisten meningkatkan identitas budaya AUD di TK; (2) pendekatan pembelajaran berbasis proyek, bermain peran, dan seni budaya lokal terbukti efektif menginternalisasi nilai gotong royong; (3) peran guru, orang tua, dan komunitas adat bersifat sinergis dan tidak dapat dipisahkan; serta (4) Kurikulum Merdeka melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberikan ruang yang signifikan bagi integrasi nilai budaya lokal. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum PAUD yang berbasis kearifan lokal, pelatihan kompetensi guru, serta kebijakan pelestarian budaya di era globalisasi.
Copyrights © 2026