Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku impulsif dengan konsentrasi perhatian pada anak usia 5–6 tahun di TK Marsudirini Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional jenis ex post facto. Sampel berjumlah 39 anak yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 136 anak yang terbagi dalam 7 kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi berstruktur dengan skala Likert 1–4 yang telah divalidasi melalui expert judgment dan uji Pearson Product Moment. Analisis data menggunakan korelasi Spearman’s Rank Correlation Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,588 dengan signifikansi < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini membuktikan terdapat hubungan negatif signifikan berkekuatan sedang antara perilaku impulsif dan konsentrasi perhatian, yang berarti semakin tinggi perilaku impulsif anak maka semakin rendah kemampuan konsentrasi perhatiannya. Sebaliknya, jika semakin rendah perilaku impulsif maka semakin tinggi kemampuan konsentrasi perhatian pada anak. Pengendalian perilaku impulsif merupakan kunci penting dalam meningkatkan konsentrasi perhatian anak usia dini, sehingga perlu intervensi sejak awal oleh guru, orang tua dan lembaga pendidikan.
Copyrights © 2026