Riset ini bermaksud guna memahami pengaruh model pembelajaran demonstrasi berbasis media video animasi pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN Cengklik Surakarta. Riset ini latar belakangnya ialah kecilnya temuan belajar peserta didik yang diakibatkan teknik pembelajaran serta penggunaan media yang kurang interaktif. Metode riset yang dipergunakan ialah kuantitatif dengan desain quasi experimental jenis Nonequivalent Control Group Design. Populasi riset adalah keseluruhan siswa/i kelas IV SDN Cengklik Surakarta yang jumlahnya 58 peserta didik. Sampel penelitian terdiri dari kelas IVA selaku kelas eksperimen serta kelas IVC selaku kelas kontrol, tiap-tiap jumlahnya 29 peserta didik. Cara mengumpulkan temuan mempergunakan tes, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Cara analisa data mempergunakan pengujian normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis Paired Sample t-test berbantuan SPSS versi 25. Temuan riset memperlihatkan bahwa rerata nominal posttest kelas eksperimen sejumlah 83,10 lebih besar ketimbang kelas kontrol sejumlah 76,90. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif dapat diterima. Pengujian N-Gain memperlihatkan peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen sebesar 51,93% (kategori sedang), yang lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol sebesar 44,81%. Lebih lanjut, nilai effect size sebesar 0,791 mengklasifikasikan pengaruh intervensi tersebut pada tingkat sedang hingga besar.
Copyrights © 2026