Penelitian ini penting dilakukan karena partisipasi aktif siswa merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap partisipasi aktif siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas V SDN 127 Palembang. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi partisipasi aktif siswa yang meliputi indikator bertanya, mengemukakan pendapat, menanggapi pendapat teman, bekerja sama dalam kelompok, dan mempresentasikan hasil diskusi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji N-Gain, dan uji hipotesis (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata partisipasi aktif siswa meningkat dari 66, 07 pada pretest menjadi 85, 71 pada posttest dengan selisih peningkatan sebesar 19, 64 poin. Hasil perhitungan N-Gain memperoleh nilai 0, 58 yang berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 8, 47 lebih besar daripada t tabel sebesar 2, 052 dengan nilai signifikansi 0, 000 < 0, 05. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan partisipasi aktif siswa.Model PBL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga mendorong keterlibatan mereka secara optimal dalam proses pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026