Pemantauan konsumsi air pelanggan di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor selama ini masih dilakukan secara konvensional sehingga staf operasional kesulitan mengidentifikasi pola pemakaian air yang berbeda pada setiap wilayah kelurahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi PDAM Tirta Pakuan dalam memetakan karakteristik konsumsi air pelanggan per wilayah agar dapat mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih terukur. Metode yang digunakan adalah penerapan algoritma K-Means Clustering terhadap data pelanggan yang telah melalui tahap pembersihan data, rekayasa fitur berupa agregasi jumlah pelanggan, rata-rata pemakaian, dan total pendapatan per kelurahan, serta standardisasi data menggunakan StandardScaler. Jumlah klaster optimal ditentukan melalui kombinasi Metode Elbow dan Silhouette Score, kemudian hasil klasterisasi divisualisasikan dalam dashboard interaktif berbasis Streamlit. Kegiatan ini menghasilkan tiga profil wilayah, yaitu wilayah berkonsumsi tinggi yang umumnya berasal dari pelanggan niaga atau industri, wilayah permukiman padat dengan pemakaian per pelanggan yang stabil, dan wilayah berpotensi untuk pengembangan jaringan baru karena jumlah pelanggan sedikit namun pemakaian tinggi. Dashboard yang dihasilkan memudahkan staf PDAM memantau sebaran klaster secara cepat dan berbasis data, sehingga kegiatan pengabdian ini terbukti membantu mitra mengubah data historis penggunaan air menjadi informasi segmentasi wilayah yang aplikatif bagi efisiensi distribusi air bersih.
Copyrights © 2026