Abdimas Dewantara
Vol 9 No 1 (2026): Article in Press

Penguatan manajemen usaha pedagang kuliner Pelabuhan Ferry Waijarang melalui penyuluhan higienitas pangan dan pembentukan koperasi

Stanis Man (Universitas Katolik Widya Mandira)
Anggraeny Paridy (Universitas Katolik Widya Mandira)
Eron Kristiaji (Universitas Katolik Widya Mandira)
Maurianus Ans Lede (Universitas Katolik Widya Mandira)
Ricard Daton (Universitas Katolik Widya Mandira)
Gerardus Diri Tukan (Universitas Katolik Widya Mandira)
Kristina Kewa Manuk (Universitas Katolik Widya Mandira)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman pedagang kuliner di Pelabuhan Ferry Waijarang mengenai higienitas pangan serta memperkuat kapasitas manajemen usaha melalui pembentukan koperasi usaha bersama sebagai wadah pengembangan usaha, penguatan permodalan, dan kerja sama antarpedagang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi partisipatif, dan evaluasi menggunakan kuesioner terhadap tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan yang dicapai yaitu peserta kegiatan memahami materi sosialisasi yang disampaikan yang berkaitan dengan pengolahan dan higienitas bahan kuliner yang didagangkan dan peserta kegiatan setuju untuk dibentuk koperasi usaha bersama. Disepakati bahwa dibentuk pengurus koperasi dan semua pedagang kuliner yang menjalankan aktivitas di area pelabuhan Ferry Waijarang Lembata dihimpun sebagai anggota. Nama koperasi yang diberikan yaitu Koperasi Usaha Bersama Waijarang Bangkit (Kube Wangi). Disimpulkan bahwa Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta (21 orang; 100%) memahami materi penyuluhan tentang bahan dagangan kuliner yang harus dijaga kualitas serta higienitas, dan bersepakat membentuk wadah koperasi usaha bersama.   Strengthening the business management of culinary vendors at Waijarang Ferry Port through food hygiene education and cooperative establishment   Abstract: The purpose of this community service program was to enhance the understanding of culinary vendors at Waijarang Ferry Port regarding food hygiene and to strengthen their business management capacity through the establishment of a joint business cooperative as a platform for business development, capital enhancement, and collaboration among vendors. The program employed lectures, participatory discussions, and a questionnaire-based evaluation to assess participants' level of understanding. The results demonstrated that the participants gained a better understanding of hygienic food handling and processing practices for the culinary products they sell. The participants also agreed to establish a joint business cooperative. A cooperative management committee was formed, and all culinary vendors operating in the Waijarang Ferry Port area, Lembata, were invited to become members. The cooperative was officially named the Koperasi Usaha Bersama Waijarang Bangkit (Kube Wangi).The evaluation results indicated that all participants (21 participants; 100%) demonstrated a satisfactory understanding of the training materials on food quality and hygiene and reached a consensus to establish the joint business cooperative. These findings indicate that the program effectively enhanced participants' knowledge of food hygiene while fostering collective commitment to strengthening business management through a cooperative-based approach.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdimasdewantara

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education

Description

Jurnal Abdimas Dewantara menerbitkan memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait dalam rangka peningkatanpartisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Artikel ...