Perkembangan pendidikan di era global menuntut penerapan strategi pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi dan menyelesaikan masalah karena penggunaan model pembelajaran yang cenderung konvensional dan berpusat pada dosen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan case-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada mata kuliah PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest–posttest yang melibatkan 140 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Nilai pretest menunjukkan tidak terdapat perbedaan kemampuan awal yang signifikan (p = 0,296 > 0,05), sedangkan hasil posttest menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan penerapan case-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa (p = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa case-based learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir analitis, kolaborasi, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2026