Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional, terutama pada ibu yang bekerja. Berbagai faktor seperti dukungan keluarga, dukungan tempat kerja, dan lama cuti melahirkan diduga memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kegagalan ASI eksklusif pada ibu nifas pekerja di TPMB Sahabat Bidanta' Gowa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 50 ibu nifas pekerja dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan suami (p=0,012), dukungan tempat kerja (p=0,004), dan lama cuti melahirkan (p=0,031) berhubungan dengan kegagalan ASI eksklusif. Dukungan tempat kerja menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa kegagalan ASI eksklusif pada ibu pekerja dipengaruhi oleh faktor individu, keluarga, dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkesinambungan kepada ibu hamil, peningkatan dukungan keluarga, serta kebijakan tempat kerja yang ramah terhadap ibu menyusui.
Copyrights © 2026