Penyakit gigi dan mulut seperti karies, pulpitis, gangren pulpa, gangren radiks, dan abses gigi masih banyak dialami masyarakat akibat keterlambatan penanganan serta kurangnya pemahaman terhadap gejala awal. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar diagnosis penyakit gigi berbasis web menggunakan metode Backward Chaining yang dilengkapi fitur konsultasi daring antara dokter, asisten, dan pasien pada studi kasus Apotek Dental. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan waterfall, meliputi wawancara dengan pakar (Dokter Gigi), penyusunan basis pengetahuan berupa 5 goal penyakit, 10 gejala, dan 5 rule, perancangan sistem dan antarmuka konsultasi, implementasi, serta pengujian menggunakan Blackbox Testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu melakukan penelusuran gejala secara goal-driven mulai dari hipotesis penyakit menuju pencocokan fakta gejala pasien, menampilkan hasil diagnosis beserta solusi penanganan awal secara tepat, serta menyediakan menu konsultasi daring yang menghubungkan dokter, asisten, dan pasien secara real-time. Seluruh skenario pengujian Blackbox Testing dinyatakan valid dan berjalan sesuai fungsi yang diharapkan. Sistem ini dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan bagi tenaga kesehatan maupun pasien dalam melakukan identifikasi awal penyakit gigi tanpa menggantikan peran diagnosis dokter gigi.
Copyrights © 2026