Substructure work is an important part of a construction project because it functions to transfer structural loads to the ground, ensuring the stability of the building. This study aims to analyze the implementation of substructure work on the padel court construction project located in Cisauk, BSD, carried out by PT Raya Prima Konstruksi. The research method used is a descriptive method with direct field observation during the internship period from February to May 2026. Observations were conducted on several stages of work, including site preparation, soil compaction using macadam, pile foundation installation using Hydraulic Static Pile Driver (HSPD), pile cap and sloof work, and pedestal casting. The results showed that the soft red soil conditions required temporary ground improvement to support the mobilization of heavy equipment and construction materials. The use of HSPD was considered effective because it minimized vibration during the piling process. In addition, concrete quality control was carried out through slump tests and concrete sampling before casting. Overall, the implementation method of the substructure work on this project was carried out properly and in accordance with field conditions. Abstrak Pekerjaan struktur bawah merupakan bagian penting dalam suatu proyek konstruksi karena berfungsi meneruskan beban bangunan ke tanah dasar sehingga kestabilan struktur dapat terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pekerjaan struktur bawah pada proyek pembangunan lapangan padel di Cisauk, BSD, yang dilaksanakan oleh PT RPK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung selama kegiatan magang berlangsung dari Februari hingga Mei 2026. Pengamatan dilakukan pada tahapan pekerjaan mulai dari persiapan lahan, pemadatan tanah menggunakan makadam, pemasangan pondasi tiang pancang dengan Hydraulic Static Pile Driver (HSPD), pekerjaan pile cap dan sloof, hingga pengecoran pedestal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi tanah merah yang lembek menyebabkan perlunya perbaikan akses kerja untuk mendukung mobilisasi alat berat dan material proyek. Penggunaan HSPD dinilai efektif karena mampu meminimalkan getaran pada saat pemancangan. Selain itu, pengendalian mutu beton mencakup pengujian slump serta pengambilan sampel benda uji sebelum pengecoran dilaksanakan. Secara umum, metode pelaksanaan pekerjaan struktur bawah pada proyek ini telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Copyrights © 2026