Soft soils along the North Jakarta coast often lead to excessive settlement and lengthy consolidation periods, so ground improvement is usually required before construction. One common solution is prefabricated vertical drains (PVD) combined with preloading. This study compares manual consolidation calculations with numerical analyses performed in MIDAS GTS NX for a PVD layout in a square pattern with 1 m spacing. Three PVD installation depths were evaluated: 10 m, 20 m, and 30 m. Manual results were derived from consolidation theory, while numerical results came from finite element models in MIDAS GTS NX Geotechnical. Comparison metrics included total settlement, consolidation time, and percentage differences between manual and software results. The findings show that MIDAS GTS NX produces settlement predictions that are generally close to the manual calculations, with percentage differences that vary by depth. This indicates that the software can accurately represent soil consolidation behavior and serves as a useful support tool in geotechnical analyses. Abstrak Tanah lunak di sepanjang pantai Jakarta Utara seringkali menyebabkan penurunan yang berlebihan dan periode konsolidasi yang panjang, sehingga perbaikan tanah biasanya diperlukan sebelum konstruksi. Salah satu solusi umum adalah prefabricated vertical drain (PVD) yang dikombinasikan dengan pra-pembebanan. Studi ini membandingkan perhitungan konsolidasi manual dengan analisis numerik yang dilakukan di MIDAS GTS NX untuk tata letak PVD dalam pola persegi dengan jarak 1 m. Tiga kedalaman pemasangan PVD dievaluasi 10 m, 20 m, dan 30 m. Hasil manual diperoleh dari teori konsolidasi, sedangkan hasil numerik berasal dari model elemen hingga di MIDAS GTS NX Geotechnical. Metrik perbandingan meliputi total penurunan, waktu konsolidasi, dan perbedaan persentase antara hasil manual dan perangkat lunak. Temuan menunjukkan bahwa MIDAS GTS NX menghasilkan prediksi penurunan yang umumnya mendekati perhitungan manual, dengan perbedaan persentase yang bervariasi menurut kedalaman. Ini menunjukkan bahwa perangkat lunak dapat secara akurat merepresentasikan perilaku konsolidasi tanah dan berfungsi sebagai alat bantu yang berguna dalam analisis geoteknik.
Copyrights © 2026