Setiap orang tua pasti berharap agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan berkarakter agar kelak di masa depan dapat berkontribusi secara optimal untuk kemajuan suatu bangsa. Hal tersebut dapat diwujudkan salah satunya melalui komitmen orang tua dalam melakukan pengasuhan. Pengasuhan yang dilakukan secara bersama-sama antara ayah dan ibu di dalam keluarga akan menghindarkan anak dari faktor-faktor risiko yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.Stunting yang merupakan keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek yang terjadi akibat kekurangan gizi dan penyakit berulang dalam waktu lama pada masa janin hingga 2 tahun pertama kehidupan seorang anak. Masalah gizi terjadi di setiap siklus kehidupan, dimulai sejak dalam kandungan (janin), bayi, anak, dewasa dan usia lanjut. Periode dua tahun pertama kehidupan merupakan masa kritis, karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan ibu dan keluarga dalam Pemanfaatan Kalender Pengasuhan Bayi Dibawah Dua Tahun (Baduta). Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu dan keluarga yang memiliki baduta yang dipilih dengan cara accidental sampling. Hasil analisa univariat dari 32 responden didapatkan sebagian besar memanfaatkan kalender pengasuhan yaitu 18 responden (56,3%), sedangkan yang tidak sebanyak 14 responden (43,8%). Responden dengan tingkat pengetahuan baik tentang pemanfaatan kalender sebanyak 25 responden (78,1%) dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 7 responden (21,9%). Dari statistik uji chi- square yang membandingkan p- value dengan tingkat p value pada variebel pengetahuan 0,001 berarti lebih kecil dari pada p value 0,05. Saran untuk meningkatkan pelayanan dengan berbagai media dan komunikasi dalam memberikan edukasi Kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Baduta Dan Kalender Pengasuhan
Copyrights © 2026