Jurnal Riset Hukum Keluarga islam
Volume 6, No, 1 Juli 2026, Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam (JRHKI)

Pemenuhan Skincare sebagai Nafkah di Kalangan Generasi Z Perspektif Fikih Mazhab Syafi’I di Lumajang

Uzlifahtul Jannah (Institut Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang)
M. Nur Khotibul Umam (Institut Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2026

Abstract

Abstrak. Penelitian ini di latar belakangi oleh pergeseran gaya hidup Generasi Z yang menempatkan perawatan kulit (skincare) sebagai kebutuhan penunjang kesehatan dan perawatan diri, yang kemudian menimbulkan dinamika dalam pemenuhan nafkah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan skincare sebagai bagian dari nafkah di kalangan Generasi Z dalam perspektif Fikih Mazhab Syafi’i. Studi ini dilakukan di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, dengan melibatkan lima pasangan suami istri Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif studi kasus dan konseptual. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skincare dipahami sebagai perawatan kesehatan kulit dan penunjang kepercayaan diri, dengan pemenuhan nafkah melalui anggaran rutin atau penyesuaian sesuai kondisi ekonomi Keluarga. Dalam perspektif fikih Mazhab Syafi’i, nafkah mencakup kebutuhan pokok serta sarana kebersihan sesuai kebiasaan (‘urf). Oleh karena itu, skincare di pahami sebagai bagian dari kebutuhan penunjang rumah tangga yang pemenuhannya bersifat fleksibel dan kondisional, tergantung pada tujuan penggunaan dan kemampuan ekonomi suami. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep nafkah dalam Mazhab Syafi’i bersifat adaptif terhadap perkembangan kebutuhan sosial masyarakat modern. Abstract. This study is motivated by the shifting lifestyle of Generation Z, which views skincare as a necessity for health and self-care, thereby creating new dynamics in the provision of household expenses. The study aims to analyze the provision of skincare as part of household expenses among Generation Z from the perspective of Shafi’i Fiqh. The study was conducted in Kalipenggung Village, Randuagung Subdistrict, Lumajang Regency, involving five Generation Z couples. The research employed a juridical-empirical approach using qualitative case study and conceptual methods. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and subsequently analyzed using thematic analysis techniques. The results indicate that informants perceive skincare as essential for skin health and self-confidence rather than merely as a cosmetic product. These expenses are met through either regular budget allocations or flexible adjustments based on the family’s financial conditions. From the perspective of Shafi’i fiqh, maintenance includes basic needs as well as hygiene supplies in accordance with custom (‘urf). Therefore, skincare is understood as a supplementary household necessity whose provision is flexible and conditional, depending on the purpose of use and the husband’s financial capacity. This finding indicates that the concept of maintenance in the Shafi’i school of jurisprudence is adaptable to the evolving social needs of modern society.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JRHKI

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam (JRHKI) Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam (JRHKI) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada hukum keluarga islam dengan ruang lingkup sbb: Batasan Usia Perkawinan, Dampak Perkawinan, Fikih Mawaris. Fikih ...