Komunikasi dua arah secara real-time merupakan kebutuhan mendasar dalam berbagai aplikasi modern, namun pemilihan teknologi server yang tepat untuk mendukung komunikasi tersebut masih menjadi pertimbangan penting bagi para pengembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa API berbasis PHP dan Node.js yang diintegrasikan dengan layanan WebSocket Pusher melalui server Soketi, ditinjau dari tiga aspek utama yaitu response time, penggunaan CPU, dan penggunaan memori. Pengujian dilakukan pada lima skenario beban yang berbeda, meliputi pengiriman data teks pada 20 dan 200 virtual user per detik, pengiriman data gambar pada 20 dan 200 virtual user per detik, serta skenario komputasi berat. Simulasi beban klien dilakukan menggunakan Grafana K6, sementara penggunaan sumber daya server direkam menggunakan psrecord. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, diikuti uji beda Mann-Whitney U atau Independent T-test secara adaptif berdasarkan distribusi data, dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Node.js secara konsisten unggul atas PHP dalam aspek response time pada seluruh skenario beban HTTP dengan perbedaan yang signifikan secara statistik, serta lebih efisien dalam penggunaan CPU pada kondisi beban tinggi mulai dari 30 virtual user per detik untuk skenario teks dan 60 virtual user per detik untuk skenario gambar. Sebaliknya, PHP menunjukkan keunggulan yang konsisten dalam penggunaan memori dengan konsumsi yang jauh lebih rendah dan stabil di seluruh skenario. Integrasi dedicated SaaS tidak terbukti mampu memitigasi keterbatasan fundamental PHP, sehingga Node.js tetap menjadi pilihan yang unggul untuk komunikasi real-time dengan beban tinggi.
Copyrights © 2026