Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan karakteristik kelompok SHK Lestari dikawasan hutan raya Wan Abbdurahman-Hurun Kabupaten Pesawanan Provinsi Lampung; (2) mengidentifikasi faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman); (2) menyusun alternatif strategi pemberdayaan kelompok tani SHK. Metodologi yang digunakan adalah analisis IFE, EFE dan Matriks IE yang diolah secara kuantitatif serta Matriks SWOT yang diolah secara kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh kelompok tani SHK Lestari adalah dapat dikategorikan kelompok yang sudah mandiri dengan dinamika kelompok yang kuat, terarah dengan tujuan kelompok yang jelas. Strategi pemberdayaan berdasarkan matrik IE yang harus dijalankan kelompok tani adalah penetrasi pasar, pengembangan produk, pengembangan produk, integrasi ke belakang, integrasi ke depan dan integrasi horizontal. Dari analisis faktor IFE dan EFE yang dituangkan kedalam matriks SWOT faktor penting yang harus diperhatikan dalam strategi pemberdayaan kelompok tani SHK Lestari adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang (S-O) yang berada pada penilaian tertinggi. Implementasi strategi pemberdayaan kelompok tani SHK Lestari berdasarkan gambaran matriks IE dan SWOT, maka langkah-langkah yang harus diambil adalah sebagai berikut; 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani lebih terlatih untuk dapat bertahan dan mengelola lahan pertanian secara mandiri dan berkelanjutan, 2) Memanfaatkan pendampingan LSM terutama dalam hal pengembangan, pelatihan dan bantuan fasilitas kelompok SHK Lestari, 3). Memaksimalkan kinerja KUB dan memanfaatkan perkembangan teknologi web dan fasilitas transportasi untuk pengembangan pemasaran hasil pertanian kelompok.
Copyrights © 2017