Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan komunikasi tour guide di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) serta mengidentifikasi nilai-nilai budaya Minangkabau yang disampaikan kepada wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi O.U. Effendy, teori komunikasi antarbudaya Dedi Mulyana, dan teori fenomenologi Alfred Schutz sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komunikasi tour guide di PDIKM dilakukan melalui komunikasi verbal dan non verbal dengan menyesuaikan bahasa, penggunaan istilah budaya, analogi, serta gestur untuk membantu pemahaman wisatawan. Nilai budaya yang disampaikan meliputi sistem kekerabatan matrilineal, peran mamak, falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Serta makna filosofi rumah gadang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan komunikasi tour guude berperan penting dalam membangun pemahaman dan pengalaman wisata budaya yang bermakna bagi wisatawan serta menjadi sarana penyampaian nilai-nilai budaya Minangkabau kepada wisatawan mancanegara.
Copyrights © 2026