Jurnal Adat dan Budaya Indonesia
Vol. 8 No. 2 (2026)

Toleransi Antar Umat Beragama Melalui Kepemimpinan Adat Jojao di Misool Barat Kepulauan Raja Ampat

Muhamad Yusuf (Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua, Jayapura, Indonesia)
Pahri Pahri (Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua, Jayapura, Indonesia)
Akhmad Kadir (3Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Yotan Manga’pan (Balai Diklat Keagamaan Papua, Jayapura, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui secara komprehensif keberadaan kepemimpinan Jojao dan keterampilannya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Misool Barat Kepulauan Raja Ampat. Merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma fenomenologi sosial. Pengumpulan data dengan melakukan observasi partisipatoris pasif, indept interview dan dokumentasi. Tehnik analisa data menggunakan model alir dari Milles B. Huberman. Hasil penelitian: Pemilihan pemimpin adat Jojao pada masyarakat Mat Bat bersifat pewarisan (Ascription), terdapat keunikan yaitu diberikan pada warga Kampung Gamta bermarga/fam Wihel secara turun temurun yang beragama Islam, yang ditentukan oleh masyarakat Mat Bat marga/fam lain yang ada di Kampung Magei yang beragama Kristiani. Tradisi dilakukan turun temurun, merupakan kemampuan masyarakat menciptakan, memelihara, mempertahankan makna, di dalamnya terdapat keyakinan, pengetahuan, kebiasaan dan pemahaman dalam mengembangkan interaksi dan tindakan bersama dalam mempersatukan masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat struktur adat yang terdapat tugas dan fungsi masing-masing marga/fam/klain. Partisipasi Jojao pada kegiatan adat untuk meningkatkan persaudaraan, memotivasi dan membangkitkan perasaan individu untuk berpartisipasi. Jojao memiliki kekuasaan mempersatukan dan mempertahankan wilayahnya. Kemampuan Jojao menjaga toleransi umat beragama melalui aktifitas bersama berupa tradisi rutin atau kegiatan yang melibatkan kedua Kampung. Interaksi bersama menimbulkan pemahaman tentang hidup bersama dalam bingkai toleransi beragama, dalam menyatukan perbedaan pada masyarakat. Penerapan aturan adat sebagai ketaatan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh masyarakat adat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JABI

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal ini memuat hasil penelitian dan pemikiran tentang adat istiadat dan budaya. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang adat dan kajian ...