Siswa SMA mempunyai motivasi belajar yang rendah dalam materi cerkak disebabkan oleh guru masih menggunakan model konvensional dan media pembelajaran yang kurang inovatif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis. Selain itu, siswa mengalami permasalahan dalam proses menulis cerkak berupa keterbatasan kosakata dan imajinasi dalam mengembangkan ide. Permasalahan tersebut perlu segera ditangani. Salah satunya adalah dengan mengembangkan model pembelajaran menulis cerkak berbantuan Artificial Intelligence. Penelitian ini menggunakan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah terciptanya model pembelajaran menulis cerkak berbantuan AI. Komponen dalam model pembelajaran ini adalah sintagmatik, sistem sosial, sistem pendukung, prinsip reaksi, dampak instruksional dan dampak pengiring. Model pembelajaran ini dinyatakan layak oleh ahli dengan kategori persentase perkomponen, yaitu sintagmatik 78%, sistem sosial 72%, prinsip reaksi 76%, sistem pendukung 76%, dampak instruksional dan dampak pengiring 74%. Pada model pembelajaran ini, guru tetap menjadi fasilitator utama dalam pembelajaran, sedangkan AI dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pada proses menulis cerkak.
Copyrights © 2026