Penelitian ini membahas permasalahan pemasaran dan penjualan pada program urban farming Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) di Kelurahan Maleer, Kota Bandung, yang hingga saat ini masih dikelola secara konvensional melalui komunikasi mulut ke mulut dan pencatatan manual berbasis kertas. Kondisi tersebut menyebabkan daya serap pasar tidak optimal, ketidakpastian stok bagi calon pembeli, serta risiko kerugian finansial yang tinggi karena sayuran merupakan komoditas mudah rusak (perishable). Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan website e-commerce berbasis Business-to-Consumer (B2C) yang menyediakan katalog produk digital, fitur manajemen stok real-time, dan modul otomasi laporan penjualan bagi pengelola Buruan SAE Maleer. Sistem dikembangkan menggunakan Model Spiral, yaitu metodologi pengembangan perangkat lunak yang digerakkan oleh analisis risiko (risk-driven) dengan tahapan penentuan tujuan, penilaian risiko, pengembangan dan validasi, serta perencanaan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil analisis proses bisnis mengidentifikasi empat area permasalahan utama, yaitu publikasi produk, manajemen stok, pemesanan dan transaksi, serta pencatatan keuangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem e-commerce berbasis web yang terstruktur mampu memperpendek rantai distribusi, menjamin sinkronisasi katalog dan stok, serta meminimalisir kesalahan pencatatan manual, sehingga mendukung keberlanjutan ekonomi program urban farming lokal tersebut.
Copyrights © 2026