Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kolaboratif dan gaya kepemimpinan transformasional, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja, terhadap kinerja pegawai ASN Kecamatan Pemalang. Populasi penelitian berjumlah 83 pegawai ASN dengan teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kolaboratif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t=1,965; p=0,040), sementara gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai (t=1,097; p=0,136). Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t=2,822; p=0,002). Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (t=6,007; p=0,000). Kepuasan kerja memediasi penuh hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai (t=2,923; p=0,002), namun tidak memediasi hubungan antara budaya kolaboratif dan kinerja pegawai (t=0,932; p=0,176). Nilai R-Square menunjukkan model mampu menjelaskan 94,6% variansi kepuasan kerja dan 92,7% variansi kinerja pegawai.
Copyrights © 2026