AbstrakPenguasaan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi fondasi krusial untuk menciptakan inovasi dan keunggulan wirausaha di era digital. Namun, observasi awal di SMA Negeri 6 Denpasar menunjukkan rendahnya pemanfaatan AI untuk kewirausahaan dengan skor rata-rata sangat kurang (1,65). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan mindset technopreneurship dan membekali siswa dengan keterampilan praktis AI guna merancang model bisnis. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua sesi utama yang saling berkesinambungan, yakni Workshop Ideasi Bisnis menggunakan pendekatan Design Thinking dan AI Skill Bootcamp yang berfokus pada pelatihan teknik prompting tingkat lanjut. Kegiatan ini berbasis project-based learning dan melibatkan 40 siswa jurusan IPA. Hasil evaluasi program menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi; skor pemahaman konseptual AI meningkat secara signifikan dari rata-rata 1,83 menjadi 3,9, dan keterampilan pemanfaatan AI untuk pengembangan ide bisnis melonjak menjadi 3,7. Secara praktis, 90% peserta pelatihan terbukti mampu menyusun draf proposal bisnis satu halaman (one-pager) yang terstruktur dengan memanfaatkan AI sebagai alat bantu utama. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif menjembatani kesenjangan antara literasi teknologi dan keterampilan ekonomi, serta sukses mengubah paradigma siswa dari sekadar pengguna pasif menjadi calon technopreneur masa depan yang adaptif dan melek peluang. Kata kunci: technopreneurship; kecerdasan buatan; prompting; chatbot; kewirausahaan. AbstractThe mastery of Artificial Intelligence (AI) technology has become a crucial foundation for creating innovation and entrepreneurial advantage in the digital era. However, preliminary observations at SMA Negeri 6 Denpasar indicated a low utilization of AI for entrepreneurship, with a very poor average score of 1.65. This community service activity aims to foster a technopreneurship mindset and equip students with practical AI skills to design business models. The implementation method consists of two continuous main sessions: a Business Ideation Workshop using the Design Thinking approach, and an AI Skill Bootcamp focusing on advanced prompting technique training. This activity utilized a project-based learning method and involved 40 science major students. The program evaluation results showed a high success rate; the conceptual understanding score of AI significantly increased from an average of 1.83 to 3.9, and the skill in utilizing AI for business idea development surged to 3.7. Practically, 90% of the training participants proved capable of drafting a structured one-page business proposal utilizing AI as their primary assisting tool. In conclusion, this program effectively bridged the gap between technological literacy and economic skills, successfully shifting the students' paradigm from mere passive users to adaptive, opportunity-aware future technopreneurs. Keywords: technopreneurship; artificial intelligence; prompting; chatbot; entrepreneurship.
Copyrights © 2026