Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pengelolaan zakat di YAKESMA Sumatera Selatan dioptimalkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan mustahik. Studi ini berangkat dari kesenjangan antara potensi zakat yang besar dan realisasi penghimpunan yang masih rendah, di samping tantangan akurasi distribusi, keberlanjutan program produktif, dan adaptasi digital lembaga zakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di YAKESMA Sumatera Selatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola lembaga dan penerima manfaat, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi dilakukan melalui sosialisasi zakat, layanan jemput zakat, kerja sama kelembagaan, publikasi digital, verifikasi mustahik berbasis survei, penyaluran konsumtif dan produktif, serta monitoring program. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan kendala berupa literasi zakat formal yang belum merata, digitalisasi yang belum sepenuhnya terintegrasi, keterbatasan database mustahik, dan pendampingan usaha yang belum konsisten. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghimpunan, tetapi juga oleh kualitas tata kelola, akuntabilitas, ketepatan sasaran, dan kesinambungan pemberdayaan.
Copyrights © 2026