Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan efisiensi Belanja Modal Lainnya dalam mendukung pencapaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kementerian Kehutanan. Penelitian dilatarbelakangi oleh penurunan realisasi Belanja Modal Lainnya ketika kinerja pemerintahan digital meningkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, observasi terbatas, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, open coding, axial coding, selective coding, triangulasi, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi terbentuk melalui empat proses yang saling berhubungan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pemanfaatan. Proses tersebut dijelaskan oleh tujuh tema: perencanaan kebutuhan digital, koordinasi antarunit, integrasi aplikasi, interoperabilitas data, pengendalian intern, kapasitas sumber daya manusia digital, dan kebijakan nasional pemerintahan digital. Strategi yang direkomendasikan meliputi perencanaan berbasis arsitektur, pengecekan awal usulan belanja digital, rasionalisasi aplikasi, pengembangan sistem terpadu, standardisasi data, audit manfaat digital, dan program pendampingan pengguna. Efisiensi bukan sekadar penurunan belanja, melainkan kemampuan menghasilkan manfaat digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026