Pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan penting karena sebagian besar limbah kantin, seperti kulit buah dan sisa sayuran, belum dimanfaatkan secara produktif. Eco enzim merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik, gula, dan air yang berpotensi dikembangkan menjadi produk turunan bernilai guna, salah satunya sabun cair ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta siswa SMK Sejahtera Surabaya dalam mengolah limbah organik menjadi eco enzim dan mengembangkannya menjadi sabun cair. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi mitra, penyuluhan pengelolaan limbah organik, pelatihan pembuatan eco enzim, praktik formulasi sabun cair berbasis eco enzim, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 211 peserta dari SMK Sejahtera Surabaya dan 15 peserta dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa persentase jawaban benar peserta meningkat dari 24,2% pada pre-test menjadi 53,0% pada post-test, atau naik 28,8 poin persentase dengan peningkatan relatif sebesar 119,0%. Produk sabun cair yang dihasilkan memiliki karakteristik warna kuning kecokelatan yang jernih, aroma segar khas sitrus, busa yang stabil, serta pH 8,5–9,0 yang sesuai untuk produk sabun mandi cair. Program ini berkontribusi terhadap penguatan green skill, ecopreneurship, dan penerapan ekonomi sirkular di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama SDG 4, 6, 12, dan 13.
Copyrights © 2026