Penelitian ini bertujuan menganalisis value proposition program wakaf digital BWI terhadap kepuasan wakif dalam perspektif pemberdayaan ekonomi umat menggunakan kerangka Value Proposition Canvas (VPC) yang dikembangkan oleh Osterwalder et al. (2014) yang meliputi dimensi customer jobs, pains, gains, products & services, pain relievers, dan gain creators. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen terhadap program-program digital BWI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program wakaf digital BWI seperti platform Satu Wakaf Indonesia, layanan e-AIW (Akta Ikrar Wakaf digital), dan instrumen Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) telah mampu menjawab kebutuhan fungsional, sosial, dan emosional wakif. Proposisi nilai yang kuat berupa kemudahan akses, transparansi pengelolaan, dan dampak sosial yang terukur berpotensi meningkatkan kepuasan wakif sekaligus memperluas partisipasi umat dalam pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelarasan antara value proposition digital BWI dengan profil wakif merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan filantropi Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital wakaf, pengembangan fitur personalisasi layanan, dan peningkatan akuntabilitas publik sebagai strategi memperkuat value proposition BWI. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan kerangka Value Proposition Canvas dalam konteks wakaf digital BWI yang masih jarang dikaji, sehingga memberikan perspektif manajemen pemasaran modern terhadap studi filantropi Islam.
Copyrights © 2026