Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi dalam pengajaran Maharah Qira’ah kepada mahasiswa semester empat Program Pendidikan Bahasa Arab di IAI An-Nawawi Purworejo, serta upaya yang dilakukan oleh pengajar untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan 16 mahasiswa dan pengajar mata kuliah, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan dalam Maharah Qira’ah dipengaruhi oleh faktor linguistik dan non-linguistik. Aspek linguistik meliputi penguasaan kosakata yang terbatas, kesulitan dalam memahami tata bahasa Arab (nahwu) dan morfologi (sharaf), serta kemampuan yang rendah dalam memahami isi teks dan mengidentifikasi gagasan utama. Sementara itu, aspek non-linguistik meliputi perbedaan latar belakang pendidikan, frekuensi membaca yang rendah, minat dan motivasi belajar yang kurang optimal, dan lingkungan belajar yang kurang mendukung. Upaya para dosen untuk mengatasi masalah ini meliputi penguatan penguasaan kosakata, peninjauan tata bahasa dan morfologi, mendorong praktik membaca secara teratur, memberikan bimbingan dan motivasi, serta memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar untuk meningkatkan keterampilan Maharah Qira’ah siswa.
Copyrights © 2026