Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada kelompok kontak serumah yang berisiko tinggi tertular penyakit. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), namun pemahaman kader TB mengenai TPT masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader TB mengenai TPT melalui penyuluhan kesehatan dan media leaflet di Komunitas Penabulu Unit Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 dengan melibatkan 17 kader TB. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, pemberian pretest, penyampaian materi menggunakan presentasi dan leaflet, diskusi interaktif, serta posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum edukasi sebanyak 11 peserta (64,7%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 6 peserta (35,3%) kategori cukup. Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) berada pada kategori pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (Z = -2,944; p = 0,003). Kegiatan edukasi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kader TB mengenai TPT, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka mengenai sasaran TPT, skrining TB aktif, kepatuhan terapi, serta peran kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan tuberkulosis di masyarakat.
Copyrights © 2026