Jalan merupakan sarana penting dalam mendukung laju perekonomian serta memiliki peran besar dalam kemajuan dan perkembangan suatu daerah. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan akan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut terjadi di Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Berastagi. Secara teknis, perkerasan jalan dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kerusakan jalan, menentukan nilai kondisi kerusakan, serta merumuskan penanganan yang tepat berdasarkan metode yang berlaku, yaitu menggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP). Metode tersebut digunakan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan dan menentukan strategi penanganan yang sesuai. Berdasarkan hasil perhitungan 2 sampel lubang yang dilakukan, diperoleh nilai pengurang sampel ke-1 sebesar 43 dan nilai pengurang sampel ke-2 sebesar 100. Maka nilai NPT yang diambil adalah nilai terbesar yaitu 100, sehingga hasil perhitungan IKP sebesar 0 (nol). Berdasarkan regulasi maka status kondisi jalan hancur (failed) dengan nilai Rentang >0, atau < 10.
Copyrights © 2026