Kemajuan pesat Kecerdasan Buatan (AI) telah mendorong organisasi layanan kesehatan untuk mempercepat inisiatif transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan daya saing organisasi. Namun, banyak rumah sakit masih menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan transformasi digital berbasis AI karena tingkat kesiapan yang bervariasi di berbagai dimensi manusia, teknologi, dan organisasi. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model komprehensif kesiapan transformasi digital di rumah sakit dengan mengintegrasikan kerangka kerja Manusia-Teknologi-Organisasi (HTO) dengan kemampuan Kecerdasan Buatan. Model yang diusulkan meneliti pengaruh kompetensi digital, literasi AI, infrastruktur teknologi, kesiapan data, dukungan organisasi, dan budaya digital terhadap kesiapan transformasi digital. Pendekatan penelitian kuantitatif akan digunakan dengan menggunakan data survei yang dikumpulkan dari para profesional kesehatan, administrator rumah sakit, dan personel teknologi informasi. Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) akan digunakan untuk mengevaluasi hubungan antar variabel dan memvalidasi model yang diusulkan. Temuan yang diharapkan diharapkan dapat mengidentifikasi penentu utama keberhasilan transformasi digital berbasis AI di rumah sakit dan menyediakan kerangka kerja komprehensif untuk menilai kesiapan organisasi. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teori transformasi digital di bidang kesehatan dan menawarkan panduan praktis bagi manajemen rumah sakit dalam merencanakan dan mengimplementasikan strategi transformasi berbasis AI untuk meningkatkan kinerja layanan kesehatan dan keberlanjutan organisasi.
Copyrights © 2026