Setawar Abdimas
Vol. 5 No. 2 (2026): Juli

STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI DAN NILAI LOKAL DI KELURAHAN KANDANG MAS KOTA BENGKULU

Ajat Manjato (Universitas Bengkulu, Indonesia)
Mutiara Widya Utami (Universitas Bengkulu, Indonesia)
Wahyuni Shofinna Nur (Universitas Bengkulu, Indonesia)
Dika Zakiyah (Universitas Bengkulu, Indonesia)
Muhammad Rahman Iqbal (Universitas Bengkulu, Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2026

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, terbatasnya pengetahuan mengenai pemilahan sampah, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor yang menyebabkan meningkatnya volume sampah dan menurunnya kualitas lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurang optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga, rendahnya tingkat pemilahan sampah dari sumber, serta minimnya pemanfaatan limbah bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui serangkaian kegiatan seperti sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah, pengenalan dan pembinaan Bank Sampah, kegiatan gotong royong "Minggu Bersih", serta pemasangan plang edukatif di titik strategis. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri atas 14 orang laki-laki (35%) dan 26 orang perempuan (65%). Dominasi peserta perempuan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga masih banyak melibatkan ibu rumah tangga sebagai aktor utama dalam pengelolaan lingkungan di tingkat keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya partisipasi aktif dalam program lingkungan. peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Rata-rata nilai pretest sebesar 58,5 meningkat menjadi 87,3 pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 28,8 poin. Jika dihitung secara persentase, peningkatan tersebut mencapai 49,2%, yang menunjukkan bahwa. serta munculnya inisiatif warga untuk memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, meningkatnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta tumbuhnya komitmen masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis gotong royong dan kearifan lokal. Kegiatan ini juga menghasilkan model pengelolaan sampah yang membuktikan bahwa pengelolaan sampah secara bank sampah yang berbasis partisipasi dan nilai lokal dapat menjadi solusi aplikatif dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara tim Pengabdian, warga, dan pemerintah lokal menjadi kunci keberhasilan program pengabdian ini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Setawar

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Computer Science & IT

Description

Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai ...