Rumah sakit syariah menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya saing, menjaga keberlanjutan keuangan, dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia di tengah dinamika industri kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas permasalahan, solusi, serta strategi bisnis dan keuangan pada rumah sakit syariah berakreditasi Paripurna di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Analytic Network Process (ANP). Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap manajer pelayanan syariah, direktur rumah sakit, dan akademisi yang dipilih berdasarkan pendekatan kolaborasi Triple Helix. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antarfaktor serta menentukan prioritas strategi yang paling relevan bagi pengembangan rumah sakit syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan syariah merupakan aspek yang paling diprioritaskan dalam pengembangan rumah sakit, diikuti oleh penguatan inkubator bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, dan manajemen keuangan. Prinsip keadilan dalam pelayanan, diversifikasi usaha melalui pengembangan bisnis nonkesehatan, penguatan kesejahteraan pegawai, serta pengelolaan keuangan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam penyusunan strategi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan rumah sakit syariah memerlukan integrasi antara nilai-nilai syariah, inovasi bisnis, tata kelola keuangan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kontribusi utama penelitian ini adalah menawarkan model prioritas strategi yang mengintegrasikan dimensi pelayanan syariah, inkubator bisnis, keuangan, dan sumber daya manusia dalam satu kerangka ANP. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya membahas aspek-aspek tersebut secara terpisah, penelitian ini memberikan kerangka pengambilan keputusan yang lebih komprehensif dan kontekstual bagi rumah sakit syariah berakreditasi Paripurna, sehingga dapat menjadi acuan bagi pengelola rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026