Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Vol. 10 No. 2 (2026): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (2) Juni 2026

Pengaruh Waktu Imbibisi dan Dosis Atonik Pada Perendaman Benih Terimbibisi Terhadap Pertumbuhan Bibit Asam (Tamarindus Indica L.): Pengaruh Waktu Imbibisi dan Dosis Atonik Pada Perendaman Benih

Iven Ivensius Klau (Universitas Timor)
Krisantus Tri P Raharjo (Fakultas Pertanian, Universitas Timor)
Faustinus Kadha (Fakultas Pertanian, Universitas Timor)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu imbibisi dan dosis atonik pada perendaman benih terimbibisi terhadap perkecambahan dan pertumbuhan bibit asam, serta memperoleh waktu imbibisi dan dosis atonik yang optimal. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara dari bulan Juni hingga Juli 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah waktu imbibisi yang terdiri dari 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Faktor kedua adalah dosis atonik yang terdiri dari 1 mL/L, 2 mL/L, dan 3 mL/L. Parameter yang diamati meliputi laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat segar akar dan tajuk, berat kering akar, serta berat kering tajuk dan rasio tajuk akar. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis atonik berpengaruh nyata terhadap laju perkecambahan dan berat kering tajuk bibit asam, sedangkan waktu imbibisi tidak menunjukkan pengaruh nyata pada sebagian besar parameter. Terdapat interaksi antara waktu imbibisi dan aplikasi atonik pada parameter tinggi tanaman, dan berat kering akar. Dosis atonik 3 mL/L merupakan konsentrasi paling efektif dalam meningkatkan laju perkecambahan (8,333), serta berat kering tajuk (0,72467). Waktu imbibisi 24, 48, dan 72 jam tidak menunjukkan perbedaan signifikan, mengindikasikan ketiga waktu tersebut relatif optimal untuk proses imbibisi benih asam. Kombinasi dosis atonik 2 mL/L dengan perendaman 72 jam menghasilkan tinggi tanaman terbaik (23,300), serta kombinasi dosis atonik 1 mL/L dengan waktu imbibisi 72 jam menghasilkan panjang akar terbaik (32,140) dan kombinasi dosis atonik 3 mL/L dengan perendaman 24 jam dan 48 jam menghasilkan berat kering akar tertinggi. Disarankan menggunakan atonik 3 mL/L untuk perendaman benih asam guna meningkatkan perkecambahan dan pertumbuhan bibit

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrotekma

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agrotekma is a Scientific Journal of Agro Technology located at the Faculty of Agriculture, University of Medan Area. Journal of Agrotekma presents the results of research with quantitative and qualitative approaches that are sourced on the development of cultivation research of plants and the ...