Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan konsentrasi anak usia 5–6 tahun di TK Fathul Ilmi yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian saat pembelajaran, mudah terdistraksi, serta belum mampu menyelesaikan tugas sesuai instruksi guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak melalui kegiatan meronce huruf hijaiyah. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B TK Fathul Ilmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Indikator konsentrasi yang diamati meliputi kemampuan memusatkan perhatian, mengabaikan gangguan, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, dan kemampuan mengikuti instruksi. Analisis data menunjukkan bahwa kemampuan konsentrasi anak mengalami perkembangan yang semakin baik pada setiap siklus tindakan yang dilaksanakan. Pada kondisi pra tindakan, persentase anak yang mencapai kriteria berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik sebesar 13%. Setelah diterapkan kegiatan meronce huruf hijaiyah pada Siklus I, persentase meningkat menjadi 40%, dan pada Siklus II meningkat menjadi 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan meronce huruf hijaiyah mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, melibatkan aktivitas motorik halus, serta membantu anak memusatkan perhatian secara lebih optimal. Dengan demikian, kegiatan meronce huruf hijaiyah efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan konsentrasi anak usia dini.
Copyrights © 2026