Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Instagram @satuaremania terhadap konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan teori Uses and Gratifications sebagai landasan analisis. Populasi penelitian adalah pengikut aktif akun Instagram @satuaremania sebanyak kurang lebih 35.000 followers, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Instagram @satuaremania memiliki pengaruh signifikan terhadap proses konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Interaksi melalui fitur unggahan, komentar, likes, dan share mampu meningkatkan solidaritas, partisipasi, serta komunikasi antaranggota Aremania. Selain sebagai media informasi, akun Instagram tersebut juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial dan penguatan identitas kolektif supporter. Kehadiran media sosial menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang lebih terorganisir dan mendukung terciptanya konsolidasi komunitas Aremania secara positif di era digital.
Copyrights © 2026