Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INTERPRETTING INTERCULTURAL COMMUNICATION APPROACH OF INDONESIAN DIASPORA IN TURKIYE Muhammad Danu Winata; Jauhar Wahyuni; Tatak Setiadi; Gilang Gusti Aji; Ilyas Akhisar
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i1.2721

Abstract

The understanding of the importance of intercultural communication carried out by the Indonesian Diaspora in Turkiye can provide an accurate picture of the actual conditions of the processes that occur in intercultural communication between Indonesian culture and Turkish culture. Qualitative descriptive research in this research was carried out with in-depth interviews with three respondents who were in Turkiye. Each represented the Indonesian diaspora in the scope of Government, namely the Cultural Attaché of the Republic of Indonesia, then the Indonesian Student Association in Turkiye, and Indonesian workers who were active in Turkiye. Research reveals that the pattern of the Indonesian diaspora in conducting intercultural communication is by understanding each other between two or more cultures and establishing close relationships in the work environment, study environment, to the social and Government environment, including an approach with adaptability to socializing styles, culinary, to the artistic attractions of each culture. With this understanding and adaptation attitude, it turns out that the Indonesian diaspora also opens up opportunities to become bridging agents in the exchange of two cultures, Indonesia and Turkiye, and shows the occurrence of a two-way intercultural communication process.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @satuaremania TERHADAP KONSOLIDASI AREMANIA PASCA TRAGEDI KANJURUHAN Hanayan Al Firdous Firdous; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Instagram @satuaremania terhadap konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan teori Uses and Gratifications sebagai landasan analisis. Populasi penelitian adalah pengikut aktif akun Instagram @satuaremania sebanyak kurang lebih 35.000 followers, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Instagram @satuaremania memiliki pengaruh signifikan terhadap proses konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Interaksi melalui fitur unggahan, komentar, likes, dan share mampu meningkatkan solidaritas, partisipasi, serta komunikasi antaranggota Aremania. Selain sebagai media informasi, akun Instagram tersebut juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial dan penguatan identitas kolektif supporter. Kehadiran media sosial menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang lebih terorganisir dan mendukung terciptanya konsolidasi komunitas Aremania secara positif di era digital.
Strategi Komunikasi Pada Podcast Wika Tv Kabupaten Mojokerto Zahroh Hurri Afwa Amalia; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.72703

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan strategi komunikasi Podcast Wika TV Kabupaten Mojokerto yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai media penyebaran informasi program kerja pemerintah daerah. Fokus penelitian terletak pada implementasi model perencanaan komunikasi Cutlip dan Center, meliputi tahapan penemuan fakta, perencanaan, komunikasi, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan Podcast Wika TV dipengaruhi penerapan tahapan komunikasi secara sistematis. Penemuan fakta dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan komunikasi masyarakat, yang menjadi dasar perumusan strategi pada tahap perencanaan. Tahap komunikasi dilaksanakan dengan pendekatan humanistik dan pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan audiens. Evaluasi dilakukan secara reflektif guna mengukur efektivitas pesan dan mengidentifikasi perbaikan. Secara keseluruhan, Podcast Wika TV berperan tidak hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis membangun hubungan harmonis pemerintah daerah–masyarakat melalui komunikasi publik yang partisipatif, terencana, dan adaptif. Temuan ini berkontribusi secara teoritis bagi pengembangan ilmu komunikasi publik serta memberikan manfaat praktis bagi pengelolaan media digital pemerintah daerah.
Analisis Framing Konflik Gaza di Era Informational Society (Studi Komparatif: Kompas.Com dan The Guardian) Arsy Hafiidu Tyasepti; Alfina Dwi Maisaroh; Indria Putri Wulandari; Zulfa Alfiatus Salwa; Tasya Alifazahra; Muhammad Danu Winata
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v12i1.5773

Abstract

This study examines the framing differences in reporting the Gaza conflict by Kompas.com and The Guardian from the perspective of the informational society. The research aims to analyze how both media outlets construct the reality of the Gaza conflict and to understand the influence of their positions within the global information network on meaning-making processes. A qualitative approach with content analysis was employed to examine two news articles published on June 3, 2025, concerning the shooting of Gaza civilians during food aid distribution. The analysis was conducted using Robert Entman’s framing model, which consists of four elements: define problems, diagnose causes, make moral judgments, and treatment recommendations. The findings reveal that Kompas.com frames the Gaza conflict primarily as a humanitarian tragedy by emphasizing civilian suffering, identifying Israeli military actions as the main cause, and highlighting the need for humanitarian protection and assistance. In contrast, The Guardian frames the incident as part of broader structural issues involving aid distribution systems, blockade policies, and wider geopolitical dynamics. These differences demonstrate that media function not only as channels of information but also as producers of meaning shaped by audience characteristics, socio-political contexts, and their positions within global communication networks.
MEWUJUDKAN ASTA CITA MELALUI LITERASI DIGITAL PADA MASYARAKAT RINTISAN DESA PANCASILA GENILANGIT Jauhar Wahyuni; Muhammad Danu Winata; Tatak Setiadi; Hendri Prastiyono; Edy Suprianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59724

Abstract

Terletak di Lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Desa Genilangit memiliki panorama dataran tinggi yang mengagumkan. Salah satu dusunnya, yakni Wonomulyo menjadi destinasi wisata yang menarik minat para pengunjung. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa minimnya pengelolaan informasi di media terkait wisata di lokasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa untuk terus berupaya mempromosikan desa wisata Genilangit. Terlepas dari keberagaman dan keindahan alamnya, desa Genilangit juga masih menghadapi masalah digitalisasi dan tidak stabilnya akses internet karena lokasi geografisnya yang berada pada ketinggian 1300 Mdpl, sehingga masyarakat sulit menerima informasi melalui media digital. Akses tersebut selayaknya dapat diselaraskan dengan keterampilan masyarakatnya dalam mencari dan menyebarkan informasi terkait potensi desa mereka. Kurangnya literasi digital pada masyarakat desa Genilangit dapat diatasi dengan diadakannya pelatihan literasi digital yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat desa dan juga perangkat desanya dalam menghadapi tantangan laju informasi di media digital dan juga menggunakannya untuk mempromosikan potensi wisata di desa tersebut. Pada tanggal 17 Juni 2025 Pelatihan Literasi Digital yang dilakukan oleh tim PKM Rintisan Desa Pancasila Universitas Negeri Surabaya berhasil melibatkan lebih 50 orang masyarakat dari berbagai unsur untuk memperoleh pemahaman terkait Literasi Digital di Balai Desa Genilangit, Magetan.