Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program CSR Pegadaian Peduli melalui Program GadePreneur dalam pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan model implementasi Van Meter dan Van Horn (1975), yang mencakup enam unsur: standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana, karakteristik organisasi pelaksana, kondisi eksternal, serta disposisi implementor. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua pelaksana program dan lima pelaku UMKM binaan, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GadePreneur dijalankan melalui sistem pembinaan berjenjang dengan mekanisme seleksi pada setiap tahapan, sehingga distribusi sumber daya dan pendampingan bersifat selektif. Program ini berkontribusi meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pelatihan, mentoring, dan pendampingan usaha, namun masih terdapat kendala berupa distribusi manfaat yang belum merata dan terbatasnya pendampingan pascaprogram, khususnya pada tingkat kantor wilayah.
Copyrights © 2026