Perkembangan teknologi digital membawa perubahan pada industri media radio di Indonesia yang menumbuhkan tantangan tersendiri bagi stasiun-stasiun radio berupa adanya tekanan bisnis hingga berakibat pada penghentian operasional. Di tengah kondisi ini, Radio Suara Surabaya menjadi salah satu radio swasta di Surabaya menunjukkan positioning yang baik berdasarkan loyalitas pendengar serta kebertahanan bisnis medianya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diimplementasikan oleh Radio Suara Surabaya dalam menjalankan bisnis media di era digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, melalui wawancara medalam, serta teori Integrated Marketing Communication (IMC) sebagai pisau analisis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Radio Suara Surabaya mengimplementasikan enam elemen IMC yang paling dominan diterapkan oleh Radio Suara Surabaya, yaitu advertising, event and experience, public relations, interactive marketing, personal selling, dan word of mouth. Dari aktivitas strategi komunikasi pemasaran yang telah dilakukan, penelitian ini juga menemukan bahwa kondisi loyalitas pendengar cenderung stabil, namun pada dasarnya bisnis media radio tetap mengalami tekanan dikarenakan pergeseran daya konsumsi iklan yang bergeser pada platform digital seperti pada influencer dan KOL
Copyrights © 2026