Abstrak Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan pemasaran digital sebagai strategi pemasaran. Namun, tidak seluruh pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan digital marketing mampu menerapkan hasil pelatihan secara konsisten dalam aktivitas usahanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis proses perubahan perilaku pemasaran pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan digital marketing berdasarkan perspektif Stimulus-Organism-Response (SOR). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan terdiri atas enam pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan digital marketing sebanyak lima kali pada periode 2024-2025 dan satu informan pendukung dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berperan sebagai stimulus yang memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pemanfaatan media sosial, marketplace, WhatsApp Business, Google Business Profile, pembuatan konten digital, serta Artificial Intelligence (AI). Stimulus tersebut diproses melalui tahapan organisme, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman, persepsi, motivasi, dan kepercayaan diri pelaku UMKM terhadap pemasaran digital. Proses tersebut menghasilkan respons berupa perubahan perilaku pemasaran, seperti pemanfaatan platform digital secara lebih aktif, penyusunan konten yang lebih terencana, penggunaan AI, dan perluasan jangkauan pasar. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku pemasaran tidak terjadi secara langsung setelah pelatihan, tetapi melalui proses internal yang berbeda-beda pada setiap pelaku UMKM.
Copyrights © 2026