Meningkatnya konten mengenai gifted child di media sosial TikTok menunjukkan bahwa platform digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan makna dan persepsi publik terhadap identitas anak berbakat. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji gifted child dari perspektif psikologi dan pendidikan, sedangkan kajian mengenai konstruksi representasi gifted child dalam konten TikTok melalui pendekatan semiotika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi gifted child dalam konten akun TikTok @imchika21 menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis tiga video yang dipilih secara purposif berdasarkan intensitas penyajian karakteristik anak berbakat. Analisis dilakukan melalui hubungan triadik representamen, objek, dan interpretant untuk mengungkap makna yang dibangun oleh tanda-tanda visual dan verbal dalam setiap konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi gifted child dikonstruksi melalui dominasi tanda visual dan verbal yang menampilkan kemampuan akademik di atas rata-rata, rasa ingin tahu yang tinggi, kemampuan komunikasi yang baik, serta interaksi edukatif antara orang tua dan anak sehingga membentuk citra ideal anak berbakat di ruang digital. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi gifted child di TikTok tidak hanya merefleksikan kemampuan intelektual anak, tetapi juga merupakan hasil konstruksi makna yang membentuk persepsi publik mengenai identitas anak berbakat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi digital dan semiotika media dengan menunjukkan peran TikTok sebagai ruang produksi dan diseminasi makna melalui representasi visual dan verbal.
Copyrights © 2026