Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi toxic masculinity pada karakter Isagi Yoichi dalam anime Blue Lock dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi literatur. Objek penelitian difokuskan pada episode 1, 5, dan 6 yang menunjukkan perkembangan karakter Isagi secara signifikan dalam sistem kompetisi Blue Lock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi toxic masculinity dikonstruksikan melalui tanda-tanda visual maupun naratif yang merefleksikan ambisi, dorongan untuk mendominasi, egoisme dalam kompetisi, serta penekanan emosi sebagai standar maskulinitas. Berdasarkan analisis ikon, indeks, dan simbol, ditemukan bahwa sistem kompetitif dalam Blue Lock mendorong internalisasi nilai maskulinitas hegemonik yang menempatkan kemenangan dan superioritas individu sebagai tolok ukur utama keberhasilan laki-laki. Dengan demikian, anime Blue Lock tidak hanya menghadirkan narasi perjuangan dalam dunia olahraga, tetapi juga mereproduksi wacana maskulinitas kompetitif yang berpotensi mengarah pada toxic masculinity ketika empati, solidaritas, dan kerja sama dikesampingkan demi ambisi personal.
Copyrights © 2026