Krisis yang melibatkan figur publik berpotensi memengaruhi citra dan kepercayaan publik sehingga diperlukan strategi komunikasi krisis yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bentuk komunikasi krisis melalui konferensi pers yang dilakukan Gold Medalist terhadap citra diri Kim Soo Hyun di kalangan penggemar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 388 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert empat poin yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis melalui konferensi pers berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra diri Kim Soo Hyun di kalangan penggemar Indonesia, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,351. Temuan ini menunjukkan bahwa penyampaian komunikasi krisis yang jelas, terbuka, konsisten, tepat waktu, dan terstruktur mampu membentuk persepsi positif serta mempertahankan citra figur publik di tengah situasi krisis. Dengan demikian, konferensi pers menjadi salah satu strategi komunikasi krisis yang efektif dalam menjaga citra figur publik di mata penggemar.
Copyrights © 2026