Pemanfaatan biomassa berupa cangkang kelapa sawit dan tempurung kelapa sebagai biopelet bertujuan menurunkan kadar abu melalui pre-treatment sesuai SNI 8675:2018 untuk meningkatkan mutu. Biopelet dibuat dari campuran cangkang kelapa sawit dan tempurung kelapa dengan rasio 2:1. Metode yang digunakan meliputi proses leaching menggunakan air, larutan HCl 0,5%, HNO₃ 0,5%, CH₃COOH 0,5%, dan H₃PO₄ 0,5%, dilanjutkan dengan peletisasi menggunakan perekat tepung tapioka sebanyak 10%. Parameter uji mencakup kadar air, kadar abu, zat menguap, karbon tetap, dan nilai kalor berdasarkan standar SNI. Hasil menunjukkan perlakuan terbaik diperoleh pada leaching HNO₃ 0,5% dengan kadar abu terendah 1,307%, kadar air 10,24%, zat menguap 66,915%, karbon tetap 21,542%, dan nilai kalor 18,131 MJ/kg. Seluruh variasi memenuhi standar mutu biopelet SNI 8675:2018.
Copyrights © 2025