Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program Transjakarta Cares dalam mendukung aksesibilitas transportasi publik bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta serta mengidentifikasi kendala pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data melibatkan studi literatur yang dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Transjakarta Cares memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kemandirian mobilitas penyandang disabilitas melalui penyediaan layanan antar jemput gratis menuju halte yang ramah difabel. Namun, efektivitas program masih menghadapi kendala struktural di lapangan. Hambatan tersebut meliputi keterbatasan jumlah unit armada, ketidakmerataan fasilitas fisik halte seperti tangga JPO konvensional, kurangnya sosialisasi informasi program, isu kelalaian kompetensi petugas dalam pendampingan, serta sistem manajemen pemesanan yang kurang transparan. Kesimpulannya, Transjakarta Cares merupakan langkah strategis yang berdampak positif bagi kelompok rentan, namun memerlukan evaluasi mendalam pada aspek sumber daya, komunikasi, disposisi, dan birokrasi demi mengoptimalkan pelayanan publik yang inklusif di Jakarta.
Copyrights © 2026