Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi publik terhadap ketidaktepatan penerima bantuan sosial (bansos) di Desa Lubuk Selo Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif. Variabel komunikasi publik diukur melalui empat dimensi, yaitu kejelasan informasi (X1), keterbukaan informasi (X2), intensitas sosialisasi (X3), dan aksesibilitas informasi (X4), sedangkan variabel dependen adalah ketidaktepatan penerima bantuan sosial (Y). Populasi penelitian berjumlah 76 orang penerima bantuan sosial dengan sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi publik berpengaruh signifikan terhadap ketidaktepatan penerima bantuan sosial dengan nilai Fhitung sebesar 142,670 Ftabel 2,401 dan nilai signifikansi 0,001 0,05. Secara parsial, kejelasan informasi merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan, diikuti keterbukaan informasi, intensitas sosialisasi, dan aksesibilitas informasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas komunikasi publik dapat mendukung ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial di Desa Lubuk Selo.
Copyrights © 2026