Studi kualitatif deskriptif ini mengeksplorasi keterlibatan perempuan sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) di Kabupaten Karimun, sebuah ranah kerja yang secara tradisional didominasi laki-laki. Penelitian ini bertujuan membedah profil, dinamika pengalaman, serta hambatan yang dihadapi sekuriti perempuan di tengah konstruksi sosial masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap empat personel Satpam perempuan beserta satu informan kunci. Analisis datanya pisau teoritis berupa Teori Pilihan Rasional dari James S. Coleman dan Teori Stereotip Gender.Hasil kajian mendapati bahwa profesi ini diambil sebagai keputusan rasional demi mencapai tujuan spesifik. Pilihan tersebut didorong oleh faktor ketersediaan lapangan kerja, urgensi finansial keluarga, sokongan lingkungan terdekat, serta keselarasan karakter diri dengan beban tugas. Di lapangan, para pekerja perempuan ini menunjukkan resiliensi yang baik dalam beradaptasi dan membina relasi profesional di lingkungan maskulin. Walau begitu, mereka tidak lepas dari tantangan stereotip gender, seperti ketimpangan penempatan posisi dan urgensi pembuktian kapasitas kerja. Kendala ini disiasati lewat penguatan disiplin, peningkatan keahlian, dan loyalitas tugas. Studi menyimpulkan bahwa performa dalam industri keamanan tidak berbasis gender, melainkan bertumpu pada kompetensi, integritas, dan profesionalisme kerja.
Copyrights © 2026