Pesatnya perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) mentransformasi analisis laporan keuangan dari proses manual menjadi ekosistem digital yang real-time, akurat, dan prediktif. Melalui studi literatur kualitatif terhadap dua belas artikel jurnal (2023–2026) yang dianalisis dengan lima kerangka teoritis, penelitian ini mengkaji peluang dan tantangan implementasi AI bagi profesi akuntansi. Hasil menunjukkan AI meningkatkan akurasi pelaporan, transparansi, dan kemampuan prediktif, sekaligus menggeser peran akuntan dari pencatat skor menjadi navigator bisnis. Tantangannya meliputi kesenjangan kompetensi, risiko keamanan siber dan bias algoritmik, dilema etika "kotak hitam", serta ketidakpastian regulasi. Studi ini menyimpulkan AI tidak menggantikan akuntan, melainkan memperkuat kapasitasnya, dengan model Kolaborasi Hibrida Human-in-the-Loop sebagai pendekatan adaptasi yang paling relevan. Relevansi profesi ke depan bergantung pada adaptabilitas teknologi dan kompetensi analitis yang tidak dapat direplikasi mesin
Copyrights © 2026