Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan temuan mengenai rendahnya kemampuan mengenal angka 1–10 bagi murid disabilitas intelektual ringan. Hasil observasi dan asesmen awal menunjukkan bahwa murid hanya mampu mengenal angka 1 dan 2 secara konsisten, sedangkan angka 3–10 belum dapat dikenali dengan tepat, serta mengalami kesulitan dalam mengurutkan angka dan membedakan lambang bilangan. Selain itu, pembelajaran masih menggunakan media yang kurang sesuai dengan kebutuhan belajar murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi MarBel terhadap peningkatan kemampuan mengenal angka 1–10 pada murid disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) melalui desain A–B. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dengan subjek penelitian seorang murid disabilitas intelektual ringan kelas II di SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan mengenal angka 1–10, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Kemampuan mengenal angka pada murid menunjukkan peningkatan yaitu 20% pada fase baseline (A) menjadi 90% pada akhir fase intervensi (B), dengan persentasse overlap sebesar 14,29%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi MarBel dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1–10 pada murid disabilitas intelektual ringan.
Copyrights © 2026